<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dyauntarie's Blog</title>
	<atom:link href="http://dyauntarie.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dyauntarie.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Dec 2008 16:59:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dyauntarie.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dyauntarie's Blog</title>
		<link>http://dyauntarie.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dyauntarie.wordpress.com/osd.xml" title="Dyauntarie&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dyauntarie.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://dyauntarie.wordpress.com/2008/12/22/hello-world/</link>
		<comments>http://dyauntarie.wordpress.com/2008/12/22/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 01:11:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dyauntarie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Evolusi Aplikasi Web February 11, 2007 at 16.51 · Filed under WebOS Masih ingatkah Anda dengan pengalaman pertama saat melakukan browsing di dunia maya (internet)? Saya sendiri melakukan browsing perdana kalau tidak salah pada awal tahun 90-an. Pada saat itu dunia internet sangatlah berbeda dengan sekarang. Gambar di samping ini adalah screenshot dari situs web [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyauntarie.wordpress.com&amp;blog=5925118&amp;post=1&amp;subd=dyauntarie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 class="posttitle"><a title="Permanent link to Evolusi Aplikasi Web" rel="bookmark" href="http://www.mejakerja.com/?p=22">Evolusi Aplikasi Web</a></h2>
<p class="postmeta">February 11, 2007 at 16.51  			· Filed under <a title="View all posts in WebOS" rel="category" href="http://www.mejakerja.com/?cat=14">WebOS</a></p>
<p><a title="Website Yahoo pada Tahun 1996" href="http://www.mejakerja.com/wp-content/uploads/2007/02/yahoo-1996.gif"><img title="Website Yahoo pada Tahun 1996" src="http://www.mejakerja.com/wp-content/uploads/2007/02/yahoo-1996-small.gif" alt="Website Yahoo pada Tahun 1996" align="right" /></a>Masih ingatkah Anda dengan pengalaman pertama saa<span class="hilite">t</span> melakukan <em>browsing</em> di dunia maya (interne<span class="hilite">t</span>)? Saya sendiri melakukan <em>browsing </em>perdana kalau tidak salah pada awal tahun 90-an. Pada saat itu dunia internet sanga<span class="hilite">t</span>lah berbeda dengan sekarang. Gambar di samping ini adalah <em>screensho<span class="hilite">t</span></em> dari si<span class="hilite">t</span>us web <a href="http://www.yahoo.com/">Yahoo</a> pada tahun 1996. Saat ini, bagi sebagian orang mungkin situs web tersebut terlihat sangat kuno dan “tidak menarik”. Pendapat ini cukup dapat dimengerti mengingat situs-situs web yang ada sekarang sudah demikian canggih dan menarik. Sebagai pembanding, di bawah ini adalah tampilan situs web Yahoo pada tahun 2007. Tampilan situs tersebut tentunya sangat berbeda dengan situs Yahoo 11 <span class="hilite">t</span>ahun silam bukan?</p>
<p><a title="Website Yahoo pada Tahun 2007" href="http://www.mejakerja.com/wp-content/uploads/2007/02/yahoo-2007.gif"><img title="Website Yahoo pada Tahun 2007" src="http://www.mejakerja.com/wp-content/uploads/2007/02/yahoo-2007-small.gif" alt="Website Yahoo pada Tahun 2007" align="left" /></a> Saat ini, selain menyediakan halaman-halaman statis, sudah “sangat” banyak situs web yang menyediakan mekanisme bagi pengunjungya untuk dapat berinteraksi dengan situs tersebut. Interaksi tersebut dimungkinkan dengan cara menambahkan kode-kode pemrograman pada web situs web. Halaman-halaman web yang telah di<span class="hilite">t</span>ambahkan kode program (PHP, ASP, JSP, Perl, dsb) biasa dikenal dengan nama <em>web applica<span class="hilite">t</span>ion</em> (aplikasi web). Saat ini terdapat berbagai macam aplikasi web, dian<span class="hilite">t</span>aranya adalah webmail, <em>online shopping</em>, <em>blog</em>, <em>search engine</em> (mesin pencarian), SFA (<em>Sales Force Automa<span class="hilite">t</span>ion</em>), ERP (<em>En<span class="hilite">t</span>erprise Resource Planning</em>), <em>online auc<span class="hilite">t</span>ion</em> (lelang online), dan CRM (<em>Customer Relationship Managemen<span class="hilite">t</span></em>). Tentunya masih banyak jenis aplikasi web lainnya yang belum kita sebutkan. Aplikasi-aplikasi web tersebut dapat diakses lewat internet maupun intranet (misal intrane<span class="hilite">t</span> perusahaan).</p>
<p>Sebelum kita melanjutkan, ada baiknya kita samakan terlebih dahulu pemahaman ki<span class="hilite">t</span>a mengenai definisi dari aplikasi web dan aplikasi <em>desk<span class="hilite">t</span>op</em>. Pada tulisan ini, yang dimaksud aplikasi web adalah aplikasi yang dapa<span class="hilite">t</span> diakses dengan menggunakan <em>web browser</em> lewat jaringan baik internet ataupun intranet (misal intranet perusahaan). Contoh aplikasi web yang banyak digunakan misalnya Yahoo Mail, GMail, Google search engine, Friendster, YouTube, Flickr, WordPress, dan lain sebagainya. Di sisi lain, yang dimaksud dengan aplikasi desktop pada tulisan ini adalah aplikasi yang dapat digunakan <span class="hilite">t</span>anpa harus menggunakan <em>web browser</em>. Contoh aplikasi desktop yang biasa kita gunakan diantaranya adalah Microsoft Office, Open Office, Adobe Photoshop, dan Ou<span class="hilite">t</span>look Express.</p>
<p><a title="Halaman depan Netvibes" href="http://www.mejakerja.com/wp-content/uploads/2007/02/netvibes.gif"><img title="Halaman depan Netvibes" src="http://www.mejakerja.com/wp-content/uploads/2007/02/netvibes-small.gif" alt="Halaman depan Netvibes" align="left" /></a>Selama ini mungkin jika kita mendengar istilah aplikasi web maka yang terlintas di benak kita adalah aplikasi yang tersusun dari halaman-halaman web. Untuk berpindah antar halaman tersebut biasanya memakan waktu yang cukup lama (tergantung koneksi jaringan). Saat ini tengah terjadi tren baru dalam aplikasi web. Tren tersebut akan mengubah persepsi kita tentang aplikasi web. Cobalah kita kunjungi beberapa situs web beriku<span class="hilite">t</span> ini: <a href="http://www.netvibes.com/">Ne<span class="hilite">t</span>vibes</a>, <a href="http://www.pageflakes.com/">Pageflakes</a>, <a href="http://spreadsheet.google.com/">Google Spreadshee<span class="hilite">t</span></a>, <a href="http://www.zoho.com/">Zoho</a>, <a href="http://www.goffice.com/">gOFFICE</a>, dan <a href="http://www.zimbra.com/">Zimbra</a>. Berbeda dengan aplikasi web yang biasa kita jumpai, aplikasi-aplikasi web tersebut tidak tersusun atas halaman-halaman web melainkan tersusun a<span class="hilite">t</span>as <em>window-window</em> layaknya aplikasi <em>desk<span class="hilite">t</span>op</em>. Gambar di samping menunjukkan halaman depan dari Netvibes. Tampilan Netvibes sangat berbeda dengan aplikasi web yang biasa kita lihat bukan? Sebagian orang menyebut aplikasi-aplikasi tersebut sebagai Webtop (penggunaan istilah ini memang masih banyak diperdeba<span class="hilite">t</span>kan).</p>
<p>Sekarang, secara perlahan-lahan aplikasi web mulai mampu meniru <em>look-and-feel</em> dari aplikasi <em>desk<span class="hilite">t</span>op</em>. Aplikasi-aplikasi yang tadinya hanya <span class="hilite">t</span>ersedia pada versi <em>desk<span class="hilite">t</span>op</em> kini sudah mulai memiliki pesaing yang berupa aplikasi web. Kita tentunya kenal dengan Microsoft Excel. Sekarang Google <span class="hilite">t</span>elah memiliki <em>software spreadshee<span class="hilite">t</span></em> sejenis namun kali ini hadir dalam bentuk web. Untuk dapa<span class="hilite">t</span> menggunakan <em>spreadshee<span class="hilite">t</span></em> berbasis web tersebut yang ki<span class="hilite">t</span>a perlukan hanyalah sebuah <em>web browser</em> (Internet Explorer, Firefox, Opera, ataupun browser lainnya). Kita <span class="hilite">t</span>ak perlu lagi meng-<em>ins<span class="hilite">t</span>all</em> aplikasi <em>spreadshee<span class="hilite">t</span> </em>tersebut terlebih dahulu hanya untuk menjalankannya. Cukup dengan mengarahkan browser ki<span class="hilite">t</span>a ke <a href="http://spreadsheet.google.com/">http://spreadshee<span class="hilite">t</span>.google.com</a> maka seketika i<span class="hilite">t</span>u pula aplikasi <em>spreadshee<span class="hilite">t</span></em> tersebut dapat digunakan. Sanga<span class="hilite">t</span> mudah bukan?</p>
<p>Website-website tersebut membuktikan bahwa saat ini aplikasi web sudah tidak memiliki “batas” lagi. Kita sudah dapat membuat berbagai aplikasi “bera<span class="hilite">t</span>” yang dahulu menjadi dominasi aplikasi <em>desk<span class="hilite">t</span>op</em>. Tidak menutup kemungkinan di masa akan datang akan tersedia versi web dari aplikasi-aplikasi seperti Adobe Photoshop ataupun Autocad (tentunya tidak dalam waktu dekat). Walaupun demikian, sayangnya untuk dapat membangun aplikasi web yang menyerupai aplikasi desktop bukanlah perkara sederhana. Dibutuhkan usaha yang sanga<span class="hilite">t</span> keras karena <em>developer</em> memiliki tugas ganda. Selain harus membua<span class="hilite">t</span> kode aplikasi yang akan dibangun (misalnya logic <em>akun<span class="hilite">t</span>ansi</em>), <em>developer</em> juga harus membuat kode-kode untuk meniru <span class="hilite">t</span>ampilan <em>desk<span class="hilite">t</span>op</em>. Sebagian <em>developer</em> melihat permasalahan tersebu<span class="hilite">t</span> dan menyediakan solusinya. Mereka menyediakan berbagai <em>framework</em> dan <em>library</em> yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi webtop. Solusi tersebut terbukti dapat mempercepa<span class="hilite">t</span> pembangunan aplikasi.</p>
<p>Kini sebagian <em>developer</em> bahkan melakukan terobosan lebih jauh lagi. Mereka menyediakan solusi yang dinamakan WebOS. Secara <span class="hilite">t</span>eknis, WebOS adalah sebuah<em> desktop environmen<span class="hilite">t</span></em> yang berjalan di atas web. WebOS dapat diartikan sebagai “sistem operasi” yang berjalan di atas web browser. Tentunya, WebOS bukanlah sebuah sistem operasi yang sebenarnya. WebOS hanyalah meniru <span class="hilite">t</span>ampilan, <em>look-and-feel</em>, dan beberapa fitur yang biasanya ditemukan pada sebuah sistem operasi. WebOS terbukti dapat membuat pembangunan aplikasi web menjadi jauh lebih cepat. Pada tulisan mendatang, kita akan membahas lebih jauh mengenai apa i<span class="hilite">t</span>u WebOS.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyauntarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyauntarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyauntarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyauntarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyauntarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyauntarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyauntarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyauntarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyauntarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyauntarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyauntarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyauntarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyauntarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyauntarie.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyauntarie.wordpress.com&amp;blog=5925118&amp;post=1&amp;subd=dyauntarie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyauntarie.wordpress.com/2008/12/22/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7ad845d152539b1f74a68d0c38ad4b82?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">dyauntarie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.mejakerja.com/wp-content/uploads/2007/02/yahoo-1996-small.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Website Yahoo pada Tahun 1996</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.mejakerja.com/wp-content/uploads/2007/02/yahoo-2007-small.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Website Yahoo pada Tahun 2007</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.mejakerja.com/wp-content/uploads/2007/02/netvibes-small.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Halaman depan Netvibes</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
